Minggu, 13 Januari 2019

Berapa Takaran ASI Bayi yang Harus Diminum Setiap Hari?

takaran ASI bayi



Terdapat berbagai faktor mengapa ibu tidak bisa memberikan ASI asklusif secara langsung dari payudara. Mulai dari faktor eksternal seperti keharusan bekerja hingga faktor internal seperti bayi yang tidak mau. Nah, bagi Anda yang  bingung seberapa banyak takaran ASI bayi perah yang harus diberikan setiap harinya, simak ulasan berikut. 

Banyak Asupan Sesuai Usia

Perbedaan usia bayi sangat berpengaruh terhadap banyaknya asupan yang dibutuhkan. Untuk bayi baru lahir yang masih berusia 1 hari, rata-rata ASI yang dibutuhkan adalah 7 ml atau setara dengan satu sendok air. Dengan intensitas pemberian setiap dua jam sekali. Setelah dua hari, kebutuhan bayi meningkat menjadi 14 ml atau setara dengan tiga sendok teh. 

Hari ketiga kehadiran bayi, ASI yag diberikan pun bertambah menjadi 22-27 ml dalam sekali minum dengan intensitas pemberian yang sama. Sehingga dalam sehari kira-kira bayi membutuhkan ASI sebanyak satu gelas takar air.

Memasuki usia 1 minggu, bayi Anda membutuhkan ASI sebanyak 45-60 ml per minum. Dalam satu hari mereka bisa menghabiskan ASI sekitar 400-600 ml atau setara dengan satu setengah gelas hingga dua setengah gelas takar air.

Untuk bayi berusia 1 bulan, maka ASI yag dibutuhkan cenderung lebih banyak yaitu 80-150 ml dalam sekali minum. Sedangkan usia 6 bulan ke atas, bayi hanya membutuhkan ASI sekitar 750 ml setiap hari. Jadi setiap pemberian bisa 75 ml dengan frekuensi waktu sebanyak 10 kali dalam sehari.

Sedangkan untuk bayi berusia satu tahun ke atas, mereka cenderung membutuhkan takaran ASI bayi lebih sedikit. Hal ini dikarenakan makanan pendamping yang diberikan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi yang sudah tidak bisa lagi hanya dengan mengandalkan ASI.Oleh karena itu rata-rata bayi hanya membutuhkan sekitar 550 ml ASI dalam sehari.   

Tanda Bayi Meminum Cukup ASI

Apabila si kecil tidak menghabiskan jatah yang disediakan dalam botol, Anda tidak perlu memaksakannya. Hal ini bisa dikarenakan kondisi bayi yang masih kenyang atau karena perubahan pada ASI yang disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi sang ibu. Jika produksi ASI kurang lancar, Anda bisa mengonsumsi papaya, wortel, oatmeal, atau daun katuk.

Perhatikan juga apakah si kecil dalam keadaan sehat, tumbuh gigi dan lain sebagainya. Kondisi ruangan pun bisa mempengaruhi kenyamanan bayi dalam menyusu.Usahakan memberikan bayi di ruangan yang tenang agar aktivitas pemberian ASI tidak terganggu oleh hal-hal lain. 

Selama bayi buang air kecil secara normal atau minimal sebanyak 6 kali dalam sehari dan feses berwarna kuning atau kuning kehijauan, Anda tidak perlu khawatir. Terlebih bila pertambahan berat badan  bayi Anda sesuai dengan usia si kecil. 

Takaran ASI bayi di atas bisa menjadi pedoman pemberian yang bisa Anda tempatkan pada botol-botol kecil. Untuk mendapatkan informasi seputar parenting dan hal menarik lainnya Anda bisa mengunjungi orami.co.id. Selain menambah pengetahuan Anda juga bisa berbelanja kebutuhan si kecil yang tidak ditemukan di tempat lain.   


EmoticonEmoticon